Corporate Presentation

Humanika Inc.

Selasa, 01 April 2014

7 KEBIASAAN AGAR BERNASIB BAIK



7 KEBIASAAN AGAR BERNASIB BAIK

1. KEBIASAAN BERSYUKUR.
Bersyukur adalah kebalikan dr mengeluh.
Dgn mengeluh, beban bathin makin berat, bathin makin tdk tenang, fokus hidup tertuju pd masalah2, bkn pd upaya perbaikan. Jd jgn hny mengeluh.
Dgn bersyukur, bathin lbh tenang, fokus hidup tertuju pd upaya2 perbaikan, agar nasib jd lbh baik.

2. KEBIASAAN BERPIKIR POSITIF.
Berpikir negatif sbg antisipasi adalah sesungguhnya berpikir positif krn sejak awal ditujukan utk kepositifan. Sdgkan berpikir negatif berawal & berujung kenegatifan.
Pikiran itu spt tanah. Positif atau negatif itu spt benih. Menanam benih positif pd pikiran menghasilkan ucapan & tindakan positif, yg berlanjut pd kebiasaan2 positif, karakter positif & nasib positif.

3. KEBIASAAN BEREMPATI.
Berempati adalah kebalikan dr keegoisan.
Biasakan menempatkan diri pd posisi org lain, belajar mlakukan apa yg anda ingin org lain lakukan kpd anda, maka nasib baik lbh mudah hadir pd anda.

4. KEBIASAAN MENDAHULUKAN YG PENTING.
Jgn biarkan diri terjebak pd hal2 tdk penting, shg hal2 penting terabaikan. Kebiasaan mendahulukan yg penting membuat hidup lbh efektif & produktif shg memberi peluang lbh besar nasib baik terjadi.

5. KEBIASAAN BERTINDAK.
Bnyk org bermimpi, tp tdk bertindak. Org2 sukses bertindak, bhkan berkali2 sblm mrk sukses. Tak akan ada hasil tanpa tindakan. Dgn bertindak, nasib baik lbh berpeluang besar trjadi dlm hdp drpd tdk bertindak.

6. KEBIASAAN MENABUR KEBAIKAN.
Prinsip tabur tuai berlaku dlm kehidupan. Jk tdk ingin menuai keburukan, tabur kebaikan. Jk ingin nasib baik, tabur kebaikan.

7. KEBIASAAN JUJUR.
Dgn jujur, pd diri sendiri & org lain, hidup lbh nyaman & dipenuhi kebaikan. Kalaupun kebaikan blm dtg, nasib baik blm dtg, namun musibah sdh menjauh

"Masa depan itu diciptakan, mulai dari diri sendiri untuk membuat masa depan yang lebih baik, menjadi teladan untuk generasi yang akan datang, membangun 7 kebiasaan biak ini menjadi yang utama, selamat berkarya untuk masa depan...Salam SOBAT !"

PENTING nya peran Seorang IBU.



PENTING nya peran Seorang IBU.

Ben Carson, di usia 6 tahun mendapat julukan "anak bodoh", "idiot" di sekolahnya sebab nilai²nya di bawah standard, itu bukan karena ia anak bodoh tapi kesibukannya sepulang sekolah ia harus membantu ibunya, harus mengerjakan pekerjaan² di rumah. Karena ayahnya meninggalkan mereka maka ibunya harus bekerja mencari nafkah, sehingga setiap pagi sering Ben ngantuk di sekolah bahkan tidak konsentrasi.

Karena ejekan teman² yang menyakitkan itulah yang membuat semangat Ben timbul di bantu dengan ibunya yang bekerja keras supaya Ben mampu belajar lebih baik. Kadangkala sampai malam² mereka baru tidur tapi proses belajar seperti ini menghasilkan kemajuan pesat buat Ben, sehingga nilai²nya jauh lebih baik.

Dan saat itu rasa haus dan lapar akan belajar terus menguasai Ben, semua mata pelajaran di lahap dengan rakusnya sampai lulus SMA. Ia lanjut ke Universitas Yale dengan gelar psykolog dan tiba² ia ingin menjadi dokter dan ia belajar lagi di Universitas kedokteran Michigan dan yang luar biasa ia lulus menjadi dari bedah syaraf dengan nilai cumlaude.

Siapa sangka julukan "anak bodoh" kini menjadi dokter terkenal bahkan pemerintah AS memberi penghargaan "The Presidential Medal of Freedom". Ben tampil sebagai pembicara di seminar² dan di usia 32 tahun ia sudah di angkat sebagai direktur RS bedah syaraf pediatric.

Ternyata peran aktif ibunya Ben yang sekalipun hanya lulusan SD, sangat mempengaruhi pembentukan KARAKTER anaknya, bahkan ia menjadi GURU BESAR bagi anak²nya karena ibunya yang menunggui, menolong, sampai ia melihat anak²nya berhasil.

Humanika Outbound Training - HOT

Contact Me